Setelah Pedagang Tempe, Giliran Penjual Daging Mogok Jualan 3 Hari



HARIANMASSA.COM – Setelah pedagang tempe, kini giliran pedagang daging yang mogok berjualan. Aksi mogok ini akan dilakukan hingga tiga hari kedepan. Jadi, jangan heran jika daging hilang dipasarkan mulai hari ini.

Tetapi, tidak hanya penjual daging, Rumah Potong Hewan (RPH) yang menjadi penyuplai daging juga ikut bersolidaritas atas aksi protes melejitnya harga daging, dengan menghentikan produksinya selama tiga hari kedepan.

Seruan untuk mogok jualan dan solidaritas ini dikeluarkan oleh Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), berdasarkan hasil rapat pedagang daging se Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

“Maka dengan ini seluruh pedagang daging diimbau untuk tidak melakukan aktivitas perdagangan, baik itu pemotongan sapi hidup dari RPH, maupun daging beku dari distributor disetiap pasar se Jadetabek,” tulis Edaran itu.

Hal ini diamini Kepala RPH Tunas Karya Pamulang Suwandi. Dia mengatakan, pihaknya ikut bersolidaritas dengan tidak melakukan pemotongan sapi dan daging, selama tiga hari kedepan, mulai hari ini hingga Kamis 22 Januari 2021.

“Saya ikut berpartisipasi dengan rekan-rekan kita pedagang, karena harga sudah tidak sewajarnya sekarang,” katanya.

Dilanjutkan dia, saat Lebaran saja, harga daging Rp88-89 ribu perkilogram. Itu Lebaran yang harusnya lebih tinggi. Normalnya Rp84-85 perkilogram. Sementara modalnya sekarang itu, harusnya Rp94-96 ribu perkilogram.

“Kalau di pasar itu harusnya Rp150 ribu perkilonya. Makanya kalau dijual dengan harga biasa Rp110-120 ribu perkilo itu gak masuk dengan modal. Ya, makanya mereka pada demo. Kita RPH juga tidak berbuat apa-apa,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, Pendapatan Alfamidi di Kuartal 3 Tahun 2020 Naik 9,59%

TERPOPULER

BERITA TERKINI